KENDARI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Kendari menggelar peluncuran resmi program strategis bertajuk “Inovasi Berkelanjutan 2026” pada Jumat, 19 April 2026, di Gedung Rektorat Unismuh Kendari. Program komprehensif ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi akademik, soft skill, dan keterampilan praktis mahasiswa di bidang teknologi elektro dalam menghadapi tantangan industri 4.0.
Kegiatan peluncuran yang dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Dekan Fakultas Teknik Elektro, dosen pembimbing, dan ratusan mahasiswa mahasiswa ini menandai komitmen serius BEM dalam memberdayakan potensi generasi muda intelektual. Program yang akan berlangsung selama satu tahun akademik ini mencakup berbagai inisiatif mulai dari workshop teknologi, kompetisi inovasi, mentoring karir, hingga kemitraan dengan industri terkemuka di sektor kelistrikan dan energi terbarukan.
Latar Belakang dan Motivasi Program
Kehadiran BEM sebagai organisasi mahasiswa tertinggi di tingkat fakultas memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang dinamis dan relevan. Dalam wawancara eksklusif, Ketua BEM Fakultas Teknik Elektro Unismuh Kendari, Firdaus Rahman, menjelaskan alasan mendasar di balik inisiatif program ini.
“Kami melihat bahwa mahasiswa Fakultas Teknik Elektro memiliki potensi luar biasa, namun mereka masih membutuhkan platform yang lebih terstruktur untuk mengembangkan kompetensi mereka secara holistik,” ujar Firdaus, mahasiswa semester delapan program studi Teknik Elektro, pada saat peluncuran program di aula utama kampus.
Firdaus lebih lanjut menjelaskan bahwa program “Inovasi Berkelanjutan 2026” adalah hasil dari riset mendalam yang dilakukan oleh Tim Pengurus BEM selama tiga bulan terakhir. Mereka melakukan survei terhadap 450 mahasiswa aktif Fakultas Teknik Elektro untuk memahami kebutuhan, tantangan, dan aspirasi akademik mereka.
“Data yang kami kumpulkan menunjukkan bahwa 76 persen mahasiswa merasa membutuhkan pelatihan praktik yang lebih intens, 68 persen menginginkan mentoring karir yang terstruktur, dan 82 persen tertarik mengikuti kompetisi inovasi tingkat nasional,” tambah Firdaus, menunjukkan data presentasi yang ditampilkan di layar besar.
Pilar-Pilar Utama Program
Program “Inovasi Berkelanjutan 2026” dibangun atas lima pilar strategis yang saling terintegrasi. Pertama adalah pilar Pengembangan Kompetensi Teknis, yang mencakup serangkaian workshop dan pelatihan dalam berbagai topik spesialisasi elektro seperti energi terbarukan, sistem kontrol otomatis, dan teknologi smart grid.
Pilar kedua adalah Kompetisi Inovasi dan Kreativitas, di mana mahasiswa didorong untuk membuat proyek inovatif yang dapat memberikan solusi terhadap permasalahan nyata di masyarakat. BEM telah mengalokasikan dana khusus untuk mendukung proyek-proyek terbaik dengan total subsidi mencapai 150 juta rupiah.
Ketiga adalah pilar Mentoring dan Pengembangan Karir, yang menghubungkan mahasiswa dengan para profesional berpengalaman dari industri energi, telekomunikasi, dan manufaktur. Program ini dirancang untuk memberikan guidance dan insights tentang peluang karir setelah lulus.
Keempat adalah Kemitraan Industri dan Magang, di mana BEM bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan terkemuka seperti PT PLN, PT Telkom, dan beberapa perusahaan energi terbarukan untuk membuka peluang magang berkualitas bagi mahasiswa.
Pilar kelima adalah Kampanye Kesadaran Sustainability dan Etika Profesional, mengingat pentingnya aspek keberlanjutan lingkungan dalam industri elektro modern. Program ini juga menekankan pentingnya etika profesional dan integritas dalam kehidupan berkarir.
Dukungan Institusional dan Akademik
Dukungan penuh datang dari pimpinan universitas dan fakultas. Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Burhanudin Harahap, M.Pd., dalam sambutannya pada acara peluncuran, memuji inisiatif BEM dengan sangat antusias.
“Saya sangat terkesan dengan visi dan misi yang diusung oleh BEM Fakultas Teknik Elektro. Program ‘Inovasi Berkelanjutan 2026’ ini sejalan dengan visi besar universitas untuk menjadi institusi pendidikan yang menghasilkan lulusan berkompeten, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi pembangunan nasional,” ujar Prof. Burhanudin dalam pidatonya.
Rektor juga menjanjikan dukungan penuh dalam bentuk fasilitas kampus, alokasi dana dari universitas, dan akses ke jaringan mitra industri yang telah dibangun universitas selama bertahun-tahun. “Universitas akan mengalokasikan minimal 200 juta rupiah sebagai matching fund untuk mendukung berbagai kegiatan dalam program ini,” tambah Prof. Burhanudin dengan tegas.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Elektro, Dr. Irwan Saputra, S.T., M.T., memberikan perspektif akademik yang kritis namun mendukung. “Program ini hadir pada momentum yang tepat, ketika industri elektro dan energi di Indonesia sedang mengalami transformasi besar. Mahasiswa kami perlu dipersiapkan tidak hanya dengan teori, tetapi juga dengan pengalaman praktis dan pemahaman mendalam tentang trend industri terkini,” jelasnya.
Dr. Irwan juga mengungkapkan bahwa pihak Fakultas akan melibatkan dosen-dosen berkualitas sebagai pembimbing dan mentor dalam berbagai kegiatan program. “Kami akan menunjuk 15 dosen dari berbagai bidang keahlian untuk menjadi mentor dalam program ini. Mereka akan memastikan bahwa setiap kegiatan memiliki standar akademik yang tinggi,” kata Dr. Irwan.
Jadwal Kegiatan dan Implementasi
Pelaksanaan program “Inovasi Berkelanjutan 2026” akan dibagi menjadi tiga fase utama. Fase pertama (April-Juni 2026) difokuskan pada Assessment dan Capacity Building, di mana BEM akan menyelenggarakan serangkaian workshop dasar dan mengidentifikasi mahasiswa yang berminat untuk mengikuti program secara mendalam.
Wakil Ketua BEM Bidang Akademik dan Pengembangan, Siti Nurhaliza, menjelaskan detail lebih lanjut tentang timeline pelaksanaan. “Pada bulan Mei, kami akan mengadakan workshop pertama tentang Energi Terbarukan dengan mengundang pembicara dari Badan Energi Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM. Pada Juni, kami akan meluncurkan kompetisi inovasi dengan deadline pendaftaran 30 Juni 2026,” ujar Siti.
Fase kedua (Juli-November 2026) merupakan periode Implementasi dan Akselerasi, di mana mahasiswa akan mulai mengerjakan proyek inovasi mereka, mengikuti program mentoring, dan mempersiapkan diri untuk kompetisi tingkat nasional. Dalam fase ini, BEM juga akan mengadakan tiga kali roadshow ke industri mitra untuk memberikan exposure langsung kepada mahasiswa.
Fase ketiga (Desember 2026-Maret 2027) adalah Evaluasi, Penghargaan, dan Pelaporan. Pada fase ini, akan diadakan acara Grand Final Kompetisi Inovasi dengan mengundang juri dari industri dan akademisi terkemuka. Karya-karya terbaik akan mendapatkan hadiah utama berupa uang tunai dan kesempatan untuk diproduksi atau diimplementasikan secara nyata.
Respons Positif dari Mahasiswa
Antusiasme mahasiswa terhadap program ini sangat tinggi. Dari 450 mahasiswa yang telah disurvei, 402 mahasiswa (89 persen) menyatakan kesiapan mereka untuk terlibat aktif dalam program ini. Beberapa mahasiswa yang hadir dalam acara peluncuran memberikan testimoni positif mereka.
Ridho Pratama, mahasiswa semester enam Program Studi Teknik Elektro, mengaku sangat antusias mengikuti program ini. “Saya sangat senang dengan inisiatif ini. Selama ini, saya merasa belajar di kelas belum cukup untuk mempersiapkan diri memasuki dunia industri. Dengan adanya program ‘Inovasi Berkelanjutan 2026’, saya berharap bisa mendapatkan pengalaman praktis dan networking yang sangat berharga,” ucap Ridho.
Senada dengan Ridho, Anisa Wijaya, mahasiswa semester empat, menambahkan perspektif tentang pentingnya mentoring karir. “Saya masih bingung mengenai pilihan karir setelah lulus nanti. Dengan adanya program mentoring dari para profesional industri, saya yakin bisa membuat keputusan karir yang lebih matang dan tepat,” kata Anisa dengan antusias.
Kemitraan Strategis dengan Industri
Salah satu kekuatan program ini adalah kemitraan yang sudah dibangun dengan berbagai pemain industri utama. Kepala Human Resources Development PT PLN (Persero) Area Kendari, Bambang Sutrisno, yang hadir dalam acara peluncuran, mengapresiasi inisiatif BEM.
“PT PLN sangat mendukung program ‘Inovasi Berkelanjutan 2026’ ini. Kami siap membuka 20 kesempatan magang bagi mahasiswa terbaik Fakultas Teknik Elektro Unismuh Kendari tahun ini. Lebih dari itu, kami juga akan mengirimkan expert kami untuk memberikan workshop tentang sistem kelistrikan nasional dan manajemen energi,” jelas Bambang Sutrisno.
Selain PT PLN, BEM juga telah menjalin kesepakatan dengan PT Telkom Witel Sultra dan beberapa perusahaan UMKM di bidang teknologi elektro lokal. Komitmen kemitraan ini mencakup dukungan finansial, pemberian narasumber berkualitas, dan akses ke fasilitas industri untuk keperluan praktik mahasiswa.
Dampak yang Diharapkan
Dengan pelaksanaan program “Inovasi Berkelanjutan 2026” yang komprehensif ini, pimpinan kampus dan BEM mengharapkan dampak signifikan terhadap pengembangan mahasiswa dan reputasi fakultas. Dampak yang diharapkan mencakup peningkatan prestasi akademik, peningkatan jumlah mahasiswa yang lolos seleksi kompetisi inovasi tingkat nasional, dan peningkatan tingkat absorpsi lulusan oleh industri.
Direktur Pengembangan Kemitraan Unismuh Kendari, Dr. Hendra Gunawan, S.T., M.B.A., dalam diskusi informal setelah acara peluncuran, mengungkapkan optimismenya. “Kami melihat bahwa program ini akan menempatkan Fakultas Teknik Elektro Unismuh Kendari sebagai salah satu pusat keunggulan dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang elektro di Sulawesi Tenggara. Ini akan meningkatkan reputasi universitas secara keseluruhan,” kata Dr. Hendra.
Kesimpulan dan Pesan Penutup
Program “Inovasi Berkelanjutan 2026” yang diluncurkan oleh BEM Fakultas Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Kendari merupakan wujud nyata dari komitmen organisasi mahasiswa dalam memberdayakan potensi teman-teman mereka. Dengan dukungan penuh dari institusi kampus, dosen-dosen berkualitas, dan mitra industri, program ini memiliki peluang besar untuk menjadi model pengembangan mahasiswa yang efektif dan berkelanjutan.
Ketua BEM Firdaus Rahman menutup acara peluncuran dengan pesan inspiratif kepada seluruh mahasiswa. “Kepada semua teman-teman mahasiswa Fakultas Teknik Elektro, program ini kami persembahkan sebagai bukti bahwa BEM percaya pada potensi luar biasa yang ada dalam diri kalian. Mari kita bersama-sama mengambil kesempatan emas ini untuk mengembangkan diri menjadi sosok profesional yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki etika, integritas, dan visi untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. Inovasi berkelanjutan dimulai dari diri kita sendiri,” tegasnya dengan penuh keyakinan.
Sejalan dengan pesan itu, Rektor Prof. Burhanudin juga memberikan motivasi terakhir, “Universitas Muhammadiyah Kendari percaya bahwa mahasiswa adalah aset terbesar bangsa. Melalui program ‘Inovasi Berkelanjutan 2026’ ini, kita mempersiapkan generasi pemimpin dan innovator yang akan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah.”
Dengan demikian, program “Inovasi Berkelanjutan 2026” secara resmi telah diluncurkan dan siap untuk memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan mahasiswa Fakultas Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Kendari. Momentum ini menunjukkan bahwa organisasi mahasiswa di Unismuh Kendari tidak hanya sebagai wadah administratif, tetapi juga sebagai driving force dalam menciptakan ekosistem akademik yang dinamis, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan industri modern.
(Laporan dari Kendari, 19 April 2026)
—
[Total kata: 1,847 kata]