KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari merayakan pencapaian signifikan di bidang pendidikan tinggi teknologi. Fakultas Teknik Elektro, sebagai salah satu unit akademik unggulan, baru saja memperoleh status akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan nilai A, setelah melalui proses evaluasi komprehensif selama enam bulan. Pencapaian ini menandai langkah maju dalam upaya peningkatan mutu pendidikan teknik di kawasan Sulawesi Tenggara.
Hasil akreditasi yang diumumkan secara resmi pada Senin, 13 April 2026, membawa kebanggaan tersendiri bagi seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Kendari. Fakultas Teknik Elektro, yang telah berdiri sejak tahun 2006, kini mendapatkan pengakuan formal atas dedikasi dan kerja keras dalam menghadirkan program pendidikan berkualitas internasional. Status akreditasi A ini valid selama tiga tahun ke depan dan menjadi bukti konsistensi akademik institusi dalam memenuhi standar nasional pendidikan tinggi.
Kepala Fakultas Teknik Elektro, Dr. Ir. Bambang Sutrisno, M.T., dalam konferensi pers yang digelar di Aula Utama Kampus Raya Universitas Muhammadiyah Kendari, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas pencapaian tersebut. “Akreditasi A bukan hanya sekadar sertifikat, melainkan tanggung jawab moral kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan standar pendidikan. Kami memahami bahwa ekspektasi masyarakat terhadap Fakultas Teknik Elektro semakin tinggi seiring dengan pengakuan ini,” ujar Dr. Bambang Sutrisno dengan penuh keyakinan.
Proses akreditasi yang dilalui tidak mudah. Tim BAN-PT melakukan evaluasi menyeluruh terhadap delapan aspek standar, meliputi visi, misi, dan tujuan; tata pamong, tata kelola, dan kerjasama; kemampuan akademik; kehidupan kampus; pembiayaan, sarana, dan prasarana; penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan luaran (output) serta outcome. Setiap aspek dinilai berdasarkan kriteria ketat yang disesuaikan dengan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 6 Tahun 2020 tentang Akreditasi Program Studi dan Akreditasi Institusi.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Syaiful Bahri, M.Si., menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kolaborasi intensif seluruh stakeholder internal dan eksternal. “Akreditasi A untuk Fakultas Teknik Elektro memperkuat posisi Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai institusi pendidikan tinggi terdepan di Sulawesi Tenggara. Namun, kami tidak berpuas diri. Langkah selanjutnya adalah mengkonsolidasikan pencapaian ini dan menargetkan peningkatan mutu ke level yang lebih tinggi,” ungkap Prof. Syaiful Bahri dalam sambutan resminya.
Kualitas Akademik dan Relevansi Industri
Salah satu faktor utama yang mendorong Fakultas Teknik Elektro meraih akreditasi A adalah komitmen terhadap kualitas akademik dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri. Program studi Teknik Elektro telah mengalami revisi kurikulum sebanyak tiga kali dalam lima tahun terakhir, memastikan materi pembelajaran selalu mengikuti perkembangan teknologi terkini.
Dekan Akademik Fakultas Teknik Elektro, Dr. Ir. Siti Nurhaliza, Ph.D., menjelaskan bahwa kurikulum terbaru yang diimplementasikan sejak tahun akademik 2024/2025 dirancang dengan melibatkan industri secara langsung. “Kami melakukan focus group discussion (FGD) dengan perusahaan-perusahaan terkemuka di bidang kelistrikan, energi terbarukan, dan teknologi informasi. Hasilnya, kurikulum kami mencakup mata kuliah praktis seperti Internet of Things (IoT), Smart Grid, dan Renewable Energy Systems,” jelas Dr. Siti Nurhaliza.
Komitmen terhadap pembelajaran praktis juga tercermin dari investasi kampus dalam membangun laboratorium modern. Dalam dua tahun terakhir, Fakultas Teknik Elektro telah menginvestasikan lebih dari Rp 2,8 miliar untuk pengembangan sepuluh laboratorium spesialis, termasuk Laboratorium Power Electronics, Laboratorium Telekomunikasi Digital, dan Laboratorium Sistem Tenaga Listrik. Fasilitas ini memungkinkan mahasiswa untuk melakukan eksperimen dan praktikum dengan peralatan standar industri.
Kepakaran Dosen dan Penelitian Berkualitas
Aspek lain yang turut berkontribusi pada perolehan akreditasi A adalah kualitas dosen dan produktivitas penelitian. Saat ini, Fakultas Teknik Elektro memiliki 34 dosen tetap dengan komposisi 18 dosen berstatus Doktor dan 16 dosen berstatus Master. Dari jumlah tersebut, 12 dosen telah mendapatkan sertifikasi internasional dan tiga dosen sedang menjalani program Post-Doctoral di universitas terkemuka di luar negeri.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Ir. Hendra Wijaya, M.Eng., mengungkapkan peningkatan signifikan dalam output penelitian. “Pada tahun akademik 2022/2023, dosen Fakultas Teknik Elektro hanya menghasilkan 8 publikasi di jurnal terakreditasi. Namun, pada tahun akademik 2024/2025, jumlah tersebut meningkat menjadi 42 publikasi, dengan 18 di antaranya diterbitkan di jurnal internasional bereputasi. Selain itu, kami juga telah mengajukan 7 hak paten untuk inovasi-inovasi dari penelitian mahasiswa dan dosen,” papar Dr. Hendra Wijaya dengan bangga.
Penelitian-penelitian yang dilakukan dosen Fakultas Teknik Elektro tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada penyelesaian masalah praktis di masyarakat. Salah satu contohnya adalah proyek “Sistem Penyedia Energi Terbarukan untuk Desa Terpencil di Sulawesi Tenggara” yang dipimpin oleh Dr. Ir. Suryanto, M.T. Proyek ini telah berhasil membangun instalasi panel surya di 15 desa terpencil, meningkatkan akses listrik bagi lebih dari 3.000 keluarga.
Kemitraan Strategis dan Employability Lulusan
Employability lulusan menjadi indikator penting dalam penilaian akreditasi. Data menunjukkan bahwa 92% lulusan Fakultas Teknik Elektro terserap di dunia kerja dalam waktu kurang dari enam bulan setelah kelulusan. Tingkat ini jauh di atas rata-rata nasional untuk program studi Teknik Elektro yang berkisar pada 75-80%.
Kesuksesan ini tidak terlepas dari kemitraan strategis yang telah dibangun dengan industri dan institusi pendidikan internasional. Fakultas Teknik Elektro telah menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan 23 perusahaan terkemuka, mulai dari perusahaan BUMN seperti PT PLN hingga perusahaan swasta seperti PT Telkom dan perusahaan manufaktur lokal. Kemitraan ini membuka peluang magang, penempatan lulusan, dan kolaborasi penelitian.
“Salah satu keunggulan kompetitif lulusan kami adalah pemahaman mendalam tentang konteks lokal Sulawesi Tenggara sambil memiliki kompetensi yang diakui secara nasional dan internasional. Perusahaan-perusahaan mitra sangat menghargai karakteristik ini karena relevan dengan kebutuhan pengembangan infrastruktur dan industri di kawasan timur Indonesia,” ujar Direktur Hubungan Industri dan Alumni Fakultas Teknik Elektro, Ir. Dwi Cahyo Utomo, M.T.
Tantangan dan Strategi Peningkatan Berkelanjutan
Meskipun meraih akreditasi A, Fakultas Teknik Elektro tetap mengidentifikasi beberapa area yang perlu ditingkatkan. Dalam laporan evaluasi mandiri, tim menyebutkan bahwa rasio dosen-mahasiswa masih perlu ditingkatkan, internasionalisasi kurikulum perlu diperdalam, dan infrastruktur perpustakaan digital perlu dikembangkan lebih lanjut.
Untuk mengatasi tantangan-tantangan ini, Fakultas Teknik Elektro telah menyusun roadmap peningkatan mutu jangka panjang hingga tahun 2030. Strategi ini mencakup rekrutmen 15 dosen baru dengan kualifikasi minimal S2 dari universitas terakreditasi, pengembangan program double degree dengan universitas mitra di Malaysia dan Singapura, serta investasi sebesar Rp 5 miliar untuk memperkuat infrastruktur teknologi informasi dan perpustakaan digital.
Dr. Bambang Sutrisno menekankan bahwa akreditasi A adalah awal, bukan akhir dari perjalanan peningkatan mutu. “Kami memiliki visi ambisius untuk mengajukan akreditasi internasional ABET (Accreditation Board for Engineering and Technology) dalam tiga tahun ke depan. Ini memerlukan komitmen berkelanjutan dari seluruh civitas akademika dan dukungan dari universitas pusat,” tambahnya.
Dampak terhadap Pengembangan Kampus dan Inovasi
Status akreditasi A juga membuka peluang pendanaan baru dari berbagai sumber. Universitas Muhammadiyah Kendari telah mengajukan proposal untuk Program Hibah Kompetitif Penelitian Dosen Pemula (HKPDP) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan alokasi dana mencapai Rp 1,2 miliar per tahun. Selain itu, fakultas juga sedang mengajukan proposal untuk bergabung dengan Program Pusat Keunggulan (PK) yang memberikan dukungan pendanaan hingga Rp 10 miliar per tahun untuk periode lima tahun.
Inovasi juga menjadi fokus utama pengembangan ke depan. Universitas Muhammadiyah Kendari sedang mempersiapkan pembukaan Pusat Inovasi dan Entrepreneurship yang akan melibatkan mahasiswa dan dosen dari Fakultas Teknik Elektro untuk mengembangkan prototipe teknologi yang dapat dikomersialisasikan. Target awal adalah menghasilkan minimal lima startup teknologi dalam dua tahun ke depan.
Penutup dan Harapan ke Depan
Perolehan akreditasi A oleh Fakultas Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Kendari menandai pencapaian penting dalam sejarah institusi. Namun, jauh lebih penting adalah pesan yang dibawa oleh sertifikat ini: komitmen nyata terhadap kualitas, relevansi, dan inovasi pendidikan tinggi teknik.
Dengan dukungan penuh dari universitas pusat, keterlibatan aktif industri, dan dedikasi seluruh sivitas akademika, Fakultas Teknik Elektro siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi pada pembangunan kawasan Sulawesi Tenggara. Akreditasi A adalah bukti bahwa upaya sistematis untuk meningkatkan mutu pendidikan menghasilkan dampak nyata yang dapat dirasakan oleh semua stakeholder.
Ke depan, diharapkan pencapaian ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan standar pendidikan di Universitas Muhammadiyah Kendari secara keseluruhan, sehingga institusi ini dapat terus berkembang sebagai pusat pendidikan tinggi berkualitas di Sulawesi Tenggara.
—
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Kantor Humas Universitas Muhammadiyah Kendari di Jalan Sultan Qaimuddin Nomor 17, Kendari, Sulawesi Tenggara, atau melalui telepon (0401) 3193900 dan email: [email protected]