KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Teknik Elektro, terus mengoptimalkan program pengembangan mahasiswa di bidang olahraga dan seni budaya sebagai bagian dari komitmen institusi dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga seimbang dalam mengembangkan potensi non-akademik. Inisiatif komprehensif ini diluncurkan untuk memberikan ruang ekspresi kreatif dan memperkuat kesehatan fisik serta mental mahasiswa di era digital yang semakin kompleks.
Langkah strategis ini muncul sebagai respons atas kebutuhan nyata mahasiswa Fakultas Teknik Elektro yang sejatinya memiliki potensi besar namun seringkali terfokus pada aspek teknis dan akademik semata. Melalui integrasi program olahraga dan seni budaya, institusi berupaya menciptakan keseimbangan hidup yang lebih baik bagi setiap mahasiswa, sejalan dengan visi misi Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai lembaga pendidikan yang mengembangkan karakter mulia dan keterampilan holistik.
LATAR BELAKANG PROGRAM
Inisiatif pengembangan olahraga dan seni budaya di Fakultas Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Kendari dimulai pada semester genap tahun akademik 2025/2026. Program ini dirancang dalam bentuk berbagai kegiatan terstruktur yang melibatkan seluruh lapisan mahasiswa, mulai dari tahun pertama hingga tahun keempat. Kegiatan-kegiatan tersebut mencakup turnamen olahraga internal, pertunjukan seni budaya, workshop keterampilan, dan festival budaya kampus.
Berdasarkan wawancara dengan pihak manajemen, perancangan program ini didahului oleh survei komprehensif terhadap 450 mahasiswa aktif Fakultas Teknik Elektro pada bulan Januari 2026. Hasil survei menunjukkan bahwa 78 persen mahasiswa menginginkan adanya aktivitas olahraga dan seni budaya yang lebih terstruktur di lingkungan fakultas mereka. Temuan ini menjadi fondasi kuat bagi pimpinan fakultas untuk mengalokasikan sumber daya dan dukungan administratif yang diperlukan.
RANGKAIAN KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN
Sejak awal Maret 2026, Fakultas Teknik Elektro telah melaksanakan serangkaian kegiatan olahraga dan seni budaya yang melibatkan partisipasi aktif mahasiswa dari berbagai angkatan. Kegiatan-kegiatan tersebut dirancang dengan cermat untuk memastikan aksesibilitas bagi semua mahasiswa, terlepas dari latar belakang kemampuan atau minat individu.
Pertama, program olahraga yang diluncurkan mencakup turnamen futsal internal, kompetisi bola voli, badminton championship, dan marathon mini yang melibatkan anggota civitas akademika Fakultas Teknik Elektro. Turnamen futsal, yang dilaksanakan pada 15-17 Maret 2026, berhasil mengumpulkan 12 tim yang merepresentasikan berbagai program studi dan angkatan mahasiswa. Antusiasme peserta sangat tinggi, dengan total lebih dari 200 penonton yang hadir di setiap pertandingan semifinal dan final.
Kedua, di bidang seni budaya, Fakultas Teknik Elektro menyelenggarakan workshop seni dan budaya yang mencakup pelatihan teater tradisional, workshop fotografi kreatif, kelas seni rupa modern, dan pelatihan tari tradisional Sulawesi Tenggara. Workshop-workshop ini diselenggarakan setiap dua minggu dengan menghadirkan narasumber dari komunitas seni lokal maupun dari kalangan akademisi yang memiliki keahlian di bidangnya masing-masing.
Ketiga, pada tanggal 22 Maret 2026, Fakultas Teknik Elektro mengadakan Festival Budaya Lokal yang menampilkan berbagai pertunjukan seni tradisional Kendari dan Sulawesi Tenggara. Acara yang diselenggarakan di lapangan olahraga utama kampus ini menghadirkan pertunjukan tari Poco-Poco, musik tradisional Buton, wayang kulit modern, dan pameran karya seni rupa mahasiswa yang menginspirasi.
TESTIMONI DAN DUKUNGAN PIMPINAN FAKULTAS
Dr. Eng. Ahmad Riyadh, S.T., M.T., Dekan Fakultas Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Kendari, menyatakan komitmen penuhnya terhadap program pengembangan holistik mahasiswa. “Program olahraga dan seni budaya ini bukanlah sesuatu yang dipisahkan dari misi akademik kami, melainkan merupakan bagian integral dari proses pendidikan. Kami percaya bahwa mahasiswa teknik yang hanya menguasai teori dan praktik teknis saja, tanpa keseimbangan dalam aspek humanitas dan kreativitas, belum dapat disebut sebagai lulusan yang berkualitas,” ujar Dr. Ahmad Riyadh dalam pernyataan resminya pada Senin, 24 Maret 2026.
Lebih lanjut, Dekan Fakultas Teknik Elektro menjelaskan bahwa program ini juga merupakan implementasi dari nilai-nilai ajaran Islam yang dianut Universitas Muhammadiyah, yang menekankan pengembangan manusia seutuhnya. “Dalam ajaran agama, kita diajarkan untuk mengembangkan jasmani, rohani, dan akal secara seimbang. Program ini adalah manifestasi dari filosofi pendidikan yang kami anut,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Elektro, Dr. Ir. Haeruddin M. Noor, S.T., M.Sc., mengungkapkan bahwa program pengembangan ini juga diharapkan dapat meningkatkan sense of belonging mahasiswa terhadap fakultas. “Ketika mahasiswa merasa memiliki komunitas yang solid, ketika mereka memiliki kegiatan yang bermakna bersama rekan-rekan mereka, maka loyalitas dan komitmen mereka terhadap institusi akan meningkat. Ini berdampak positif pada prestasi akademik dan kemudian pada kualitas lulusan kami,” jelasnya pada 26 Maret 2026.
PARTISIPASI MAHASISWA DAN RESPONS POSITIF
Respons mahasiswa terhadap program olahraga dan seni budaya ini sangat antusias dan melampaui ekspektasi awal pimpinan fakultas. Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Bagian Kemahasiswaan Fakultas Teknik Elektro, tingkat partisipasi mahasiswa dalam berbagai kegiatan mencapai 72 persen dari total populasi mahasiswa aktif, sebuah angka yang dianggap sangat tinggi untuk sebuah program baru.
Muhammad Ridho, mahasiswa semester empat Program Studi Teknik Elektro yang menjadi kapten tim futsal representing Angkatan 2022, mengungkapkan kegembiraannya. “Saya sangat appreciative dengan inisiatif ini. Sebagai mahasiswa teknik, rutinitas kuliah dan praktik lab memang sangat menyita waktu. Namun, program olahraga ini memberikan kami kesempatan untuk refresh dan bersosialisasi dengan mahasiswa dari kelompok lain dalam lingkungan yang sehat dan terstruktur. Turnamen futsal yang kami ikuti tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memperkuat bonding antar teman satu angkatan,” ujar Ridho dengan antusias.
Sementara itu, Siti Nurhaliza, mahasiswa semester tiga yang mengikuti workshop seni rupa modern dan menjadi salah satu peserta aktif dalam Festival Budaya Lokal, menceritakan pengalamannya yang transformatif. “Saya termasuk mahasiswa yang pada awalnya merasa bahwa seni budaya adalah hal yang jauh dari dunia teknik elektro. Namun, melalui workshop yang kami ikuti, saya menemukan bahwa kreativitas adalah fundamental skill yang juga penting dalam berkarir di bidang teknik. Salah satu karya saya tentang ‘Electrical Art Installation’ pun mendapat apresiasi dari peserta festival lainnya,” tuturnya dengan bangga pada 25 Maret 2026.
DAMPAK PADA PENGEMBANGAN KARAKTER MAHASISWA
Para ahli pendidikan dan pimpinan akademik Universitas Muhammadiyah Kendari melihat bahwa program ini membawa dampak signifikan pada pengembangan karakter dan soft skills mahasiswa. Di luar aspek kesehatan fisik dan ekspresi kreatif, kegiatan-kegiatan ini juga mengajarkan nilai-nilai penting seperti teamwork, leadership, disiplin, dan resiliensi.
Prof. Dr. Yusuf Hadi, M.A., dosen senior Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora yang sering diminta memberikan materi motivasi dalam kegiatan-kegiatan mahasiswa, mengatakan bahwa olahraga dan seni budaya adalah medium yang sangat efektif untuk mengajarkan nilai-nilai karakter. “Ketika mahasiswa bersama-sama mempersiapkan pertunjukan seni atau bermain dalam sebuah tim olahraga, mereka belajar tentang kompromi, kerja sama, dan menghargai perbedaan. Pembelajaran ini tidak dapat diperoleh hanya melalui kelas-kelas formal. Ini adalah pembelajaran experiential yang sangat berharga,” jelasnya.
Selain itu, program ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada pencegahan masalah kesehatan mental mahasiswa. Data dari Bagian Kesejahteraan Mahasiswa menunjukkan bahwa konsultasi kesehatan mental mahasiswa Fakultas Teknik Elektro pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 8 persen dari total populasi. Dengan diluncurkannya program olahraga dan seni budaya yang memberikan outlet positif bagi mahasiswa, institusi berharap angka ini dapat menurun pada semester-semester mendatang.
DUKUNGAN INFRASTRUKTUR DAN ALOKASI ANGGARAN
Untuk memastikan keberlanjutan dan kualitas program ini, Universitas Muhammadiyah Kendari telah mengalokasikan anggaran khusus yang cukup signifikan. Pimpinan institusi menyetujui pengalokasian dana sebesar Rp 250 juta untuk tahun akademik 2025/2026, dengan fokus pada pengadaan sarana olahraga, honorarium narasumber workshop, dan penyelenggaraan berbagai event.
Selain anggaran dari institusi pusat, Fakultas Teknik Elektro juga melakukan partnership dengan berbagai organisasi lokal dan komunitas untuk mendukung kegiatan-kegiatan ini. Kerjasama dengan komunitas seni lokal, klub olahraga di Kendari, dan alumni yang sukses di berbagai bidang kreatif menjadi sumber daya berharga yang memperkaya program.
VISI JANGKA PANJANG
Meskipun program olahraga dan seni budaya baru berjalan selama beberapa minggu, pimpinan Fakultas Teknik Elektro sudah memiliki visi jangka panjang yang ambisius untuk pengembangan program ini. Rencana ke depan mencakup pembentukan klub-klub olahraga permanen, establishment of an arts and culture center untuk Fakultas Teknik Elektro, serta penciptaan beasiswa khusus untuk mahasiswa yang berprestasi di bidang olahraga dan seni budaya.
“Kami ingin menciptakan ekosistem di Fakultas Teknik Elektro di mana olahraga dan seni budaya bukan hanya sekadar kegiatan sampingan, tetapi menjadi bagian yang integral dari identitas akademis dan budaya kampus kami. Dalam lima tahun ke depan, kami berharap Fakultas Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Kendari dapat dikenal tidak hanya karena prestasi akademiknya, tetapi juga karena kontribusinya dalam pengembangan potensi mahasiswa secara holistik,” ungkap Dr. Ahmad Riyadh pada kesempatan lain.
PENUTUP
Program olahraga dan seni budaya yang diluncurkan Fakultas Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Kendari menunjukkan komitmen institusi dalam mengembangkan mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kaya dalam aspek kreativitas, kesehatan fisik, dan karakter. Respons positif dari mahasiswa dan dukungan penuh dari pimpinan akademik mengindikasikan bahwa langkah ini merupakan keputusan yang tepat dan relevan dengan kebutuhan nyata civitas akademika.
Dengan terus mengoptimalkan program ini, mengalokasikan sumber daya yang memadai, dan melibatkan berbagai pihak dalam ekosistem pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kendari diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya berkompeten di bidangnya, tetapi juga memiliki kepribadian yang seimbang dan siap menghadapi tantangan multidimensional di era modern.
Ke depannya, penting bagi institusi untuk terus melakukan evaluasi terhadap program ini, mendengarkan umpan balik dari mahasiswa, dan melakukan inovasi berkelanjutan untuk memastikan bahwa setiap aspek program dapat memberikan nilai maksimal bagi pengembangan mahasiswa. Dengan demikian, Universitas Muhammadiyah Kendari tidak hanya menjadi pencetak profesional teknik yang handal, tetapi juga menjadi rumah bagi pengembangan karakter dan kreativitas generasi muda Indonesia. (*)
—
Berita ini merupakan liputan spesial yang disiapkan oleh Tim Jurnalistik Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari pada 31 Maret 2026.